NADIKABAR.COM — Gula darah yang naik dan turun terlalu cepat bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman. Kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya rasa lapar, pusing, cemas, dan mudah marah.

Dalam jangka panjang gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes hingga penyakit jantung. Salah satu cara untuk membantu menjaganya tetap stabil adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Berikut adalah makanan yang dapat mengontrol gula darah agar tetap stabil:

Alpukat kaya akan serat dan rendah karbohidrat. Satu buah alpukat berukuran sekitar 201 gram mengandung 13,5 gram serat yang baik untuk menjaga kadar gula darah.

Alpukat juga mengandung magnesium yang berperan dalam produksi insulin dan metabolisme karbohidrat.

Menurut penelitian berjudul “Association of vitamin D and magnesium with insulin sensitivity and their influence on glycemic control” yang dikutip dari Health, orang dengan diabetes tipe 2 yang mempunyai kadar magnesium lebih tinggi cenderung memiliki gula darah yang lebih terkontrol.

Greek yoghurt mengandung protein dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan yoghurt biasa. Jenis yoghurt ini juga mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Kandungan tersebut dapat membantu menjaga gula darah dengan mendukung sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan.

Melansir dari Healthline, seafood seperti ikan dan kerang mengandung protein serta lemak sehat yang dapat membantu menjaga gula darah. Protein ini mampu memperlambat proses pencernaan yang berfungsi untuk mencegah kenaikan gula darah terlalu cepat setelah makan.

Mengosumsi ikan berlemak seperti salmon dan sarden ditemukan mampu memperbaiki kadar gula darah setelah makan pada orang dengan berat badan berlebih.

Verywell Health menjelaskan bahwa brokoli kaya akan serat yang dapat membantu menjaga gula darah. Serat tidak mudah dicerna tubuh sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat.

Brokoli juga mengandung senyawa yang dapat membentuk sulforafan. Senyawa ini dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin dan membantu mengurangi peradangan yang berhubungan dengan diabetes tipe 2.

Kedua jenis makanan ini mengandung protein nabati, serat, magnesium, dan zinc yang berperan dalam menjaga gula darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 20 gram kacang almond sebelum makan selama tiga bulan dapat membantu menurunkan gula darah setelah makan pada orang dengan prediabetes.

Okra merupakan buah yang sering dikonsumsi seperti sayuran. Makanan ini mengandung polisakarida dan antioksidan flavonoid yang berpotensi membantu menurunkan gula darah.

Biji okra juga memiliki manfaat sebagai obat untuk diabetes karena kandungannya yang ampuh dalam menurunkan kadar gula darah.

Selain itu, okra juga mengandung senyawa isoquercitrin dan quercetin yang dapat menurunkan kadar gula darah dengan menghambat enzim-enzim tertentu.

Buah beri seperti stroberi, bluberi, blackberry, dan rasberi mengandung serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang dapat membantu mengontrol gula darah dan mendukung sensitivitas insulin.

Sebuah penelitian pada 2019 menemukan bahwa konsumsi 250 gram rasberi merah bersama makanan tinggi karbohidrat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan insulin setelah makan pada orang prediabetes.