Untungnya, sistem pemantauan dan alarm di fasilitas tersebut mendeteksi perubahan suhu yang mencurigakan sebelum alat pendingin mencapai suhu yang telah diprogram oleh pelaku.
"Tidak ada dampak kesehatan yang ditemukan, dan tidak ada produk darah yang hilang," ungkap pihak EFS.
Berdasarkan laporan Associated Press, staf berhasil mengamankan atau memindahkan plasma darah yang terdampak. Dengan begitu, layanan pengambilan dan distribusi darah tetap dapat berjalan tanpa gangguan.
Serangan ini dilaporkan melibatkan peralatan yang dipasok oleh perusahaan pendingin Coolworld. Pihak perusahaan menyatakan bahwa kerentanan keamanan tersebut berasal dari salah satu komponen yang disediakan oleh pemasok pihak ketiga.