NADIKABAR.COM β Sebanyak 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Pegunungan melalui mekanisme pengangkatan jalur otonomi khusus (otsus) resmi dilantik setelah melalui proses seleksi yang berlangsung hampir dua tahun.
Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura Hongkun Otoh memimpin pengucapan sumpah dan janji ke-11 anggota DPR Papua Pegunungan untuk sisa masa jabatan 2024β2029 dalam rapat paripurna di Wamena, Senin.
Ketua DPR Papua Pegunungan Yos Elopere mengatakan pelantikan tersebut menjadi akhir dari proses pengangkatan yang diwarnai berbagai dinamika.
βKami berharap dengan segala dinamika yang terjadi agar tidak mengurangi semangat bagi saudara-saudari anggota DPR Papua Pegunungan melalui mekanisme pengangkatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,β katanya.
Dengan pelantikan tersebut, jumlah anggota DPR Papua Pegunungan kini menjadi 56 orang, terdiri atas 45 anggota hasil pemilihan melalui partai politik dan 11 anggota melalui mekanisme pengangkatan jalur otsus.
Yos menjelaskan pengucapan sumpah dan janji dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-2250 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026 tentang Peresmian Pengesahan Pengangkatan Anggota DPR Papua Pegunungan melalui Mekanisme Pengangkatan Sisa Masa Jabatan 2024β2029.
Menurut dia, setelah dilantik, ke-11 anggota tersebut akan ditempatkan dalam alat kelengkapan dewan sesuai dengan ketentuan tata tertib DPR Papua Pegunungan.
βSetelah mereka mengucapkan sumpah janji maka hak-hak mereka segera didistribusikan ke dalam alat kelengkapan DPR Papua Pegunungan yang kuotanya telah diatur dalam tata tertib,β ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan setelah proses pengangkatan anggota DPR melalui jalur otsus berlangsung hampir dua tahun.
βHampir dua tahun barulah proses pelantikan ini dapat terjadi, kami menyadari bahwa dinamika proses ini tidak mulus sejak daerah otonomi baru (DOB) terbentuk banyak pelajaran diperoleh terkait regulasi-regulasi dalam menata daerah ini lebih baik lagi ke depan termasuk pengangkatan 11 anggota DPR Papua Pegunungan melalui mekanisme pengangkatan,β katanya.
John berharap para anggota yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga meminta mereka berperan aktif dalam mengawal program dan kebijakan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan Papua Pegunungan.
βKami berharap 11 anggota DPR Papua Pegunungan segera menyesuaikan diri sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam regulasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,β ujarnya.