Exxon memproduksi 4,5 juta barel setara minyak per hari, kurang lebih sama dengan kuartal II. Berkat itu perusahaan secara keseluruhan mencatat laba yang disesuaikan sebesar US$ 1,3 miliar atau Rp 23,59 triliun dari produk khusus, naik 32% dari kuartal sebelumnya.

"Kami terus berupaya mengatasi tantangan dalam memenuhi kebutuhan energi global, dengan memanfaatkan skala, integrasi, dan kemampuan teknis yang tak tertandingi," kata CEO Exxon, Darren Woods, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (31/10/2026).

Secara keseluruhan Exxon melaporkan sepanjang kuartal III-2026, perusahaan membukukan total pendapatan yang disesuaikan mencapai US$ 17,5 miliar atau Rp 317,57 triliun. Angka ini melampaui perkiraan rata-rata analis di Wall Street yang sebesar US$ 16,6 miliar atau Rp 301,24 triliun.

Berkat itu, secara keseluruhan laba per saham yang disesuaikan untuk para pemilik saham ExxonMobil mencapai US$ 4,23 atau Rp 76.761 per lembar saham. Angka ini turut melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan rata-rata sebesar US$ 4,08 atau Rp 74.039 per lembar saham.