BPS juga menyoroti lonjakan harga cabai rawit di Sulawesi Utara yang mengalami inflasi bulanan hingga 117%. Kondisi tersebut dipicu penurunan pasokan dari Gorontalo akibat kemarau panjang, sementara produksi lokal Sulawesi Utara belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan harga cabai merah dan cabai rawit perlu mendapat perhatian karena sudah berada pada level tinggi, tetapi masih menunjukkan tren kenaikan di berbagai daerah.

"Harganya levelnya tinggi, sudah mahal Pak, tapi masih mengalami peningkatan harga IPH. Jadi ini perlu kita waspadai," tutupnya.