Kabar tersebut ini pertama kali dihembuskan media Wall Street Journal dengan mengutip pejabat AS, serta pihak-pihak yang mengetahui dinamika tersebut.

Ekonom dari Nomura Securities Yuki Takashima menilai ekspektasi dimulainya kembali pembicaraan damai menjadi pemicu utama aksi jual di pasar. Kendati demikian, ia menekankan bahwa penurunan harga minyak saat ini masih relatif terbatas.

Selain diplomasi AS, mediator dari Qatar juga telah menyampaikan draf kesepakatan baru kepada Iran untuk mengakhiri perang dengan AS dan Israel. Meski demikian, seorang pejabat senior Iran sempat menyikapi draf tersebut secara dingin dan menyebutnya belum memenuhi syarat sebagai tawaran resmi.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran tetap memberi kesempatan bagi jalur diplomasi dan mengindikasikan rencana tujuh hari yang mereka ajukan dapat diselesaikan lebih cepat jika disepakati.