NADIKABAR.COM — Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan awal Jumat (6/11) usai adanya eskalasi serangan kapal di Selat Hormuz, yang mengalahkan ekspektasi perdamaian pascapemilu Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari naik US$1,57 atau 1,6 persen menjadi US$99,86 per barel pada pukul 02.22 GMT atau 09.22 WIB.
Sementara itu, minyak mentah berjangka US West Texas Intermediate naik US$1,10 atau 1,22 persen menjadi US$91,62 per barel.
Harga minyak mentah dunia sempat anjlok karena didorong oleh ekspektasi meredanya perang AS-Israel melawan Iran yang kini telah memasuki bulan kesembilan.
Pasar sempat optimistis kemenangan Partai Demokrat yang merebut kendali Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Republik pimpinan Presiden AS Donald Trump akan memicu deeskalasi konflik.