Bisnis
HALAMAN 2 DARI 3
Harga Minyak Tembus US$ 101/Barel, Purbaya: Anggaran Masih Cukup
Harga minyak dunia kembali menembus level tertingginya sejak Mei 2026, yakni menjadi sebesar US$ 101 per barel. Lonjakan harga ini didorong oleh tingginya eskalasi perang tim redak
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 11 September 2026 pukul 01:36 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Purbaya juga mengaku belum ada keputusan untuk membatasi kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Ia juga mengaku akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah.
"Kita waspadai terus perkembangannya, jangan sampai naik lebih tinggi lagi," jelasnya.
Purbaya menambahkan, asumsi defisit APBN 2,85% dari Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kisaran rata-rata harga minyak dunia di level US$ 100 per barel. Di samping itu, harga minyak dunia yang dibayar pemerintah juga masih di bawah US$ 90 per barel.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.