NADIKABAR.COM — Dengan kekayaan sekitar USD 10 miliar, yang sebagian besar berasal dari investasi awalnya di Google, David Cheriton terkenal dengan gaya hidup yang sangat sederhana, termasuk memotong rambutnya sendiri dan mengendarai mobil van berusia 40 tahun.
Lahir di Vancouver, Kanada, dosen dan kemudian profesor di Universitas Stanford ini adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Ia lahir dari pasangan insinyur Kanada.
Ayahnya, Ross, mengenangnya sebagai anak mandiri, yang menghindari olahraga tim dan pernah membangun benteng kayu di halaman keluarga, menjauh dari anak-anak lain.
"Dia memilih jalannya sendiri. Kami tidak pernah mendiktenya," kata ayahnya kepada Forbes.
Ia sempat mendaftar jurusan musik di universitas. Setelah ditolak Universitas Alberta, ia beralih ke matematika, lalu ilmu komputer. Ia meraih sarjana dari Universitas British Columbia tahun 1973, serta gelar master dan PhD ilmu komputer dari Universitas Waterloo, di mana ia jadi salah satu pelopor dalam komputasi terdistribusi.
DI 1981, Cheriton pindah ke California untuk mengajar di Universitas Stanford. Di sana, ia membangun perusahaannya dan berinvestasi di berbagai startup Silicon Valley yang memicu minat intelektualnya.
"Saya melihat siapa saja orang yang terlibat di dalamnya. Saya menyukai startup yang memiliki tantangan teknologi, jadi tak sembarang orang bodoh bisa melakukannya. Menurut pendapat saya yang sederhana, tidak banyak orang pintar di dunia ini," sebutnya.