"Sebanyak 41% anak sekolah di Indonesia berangkat ke sekolah setiap hari tanpa sarapan. Tanpa sarapan. Jadi, bisa Anda bayangkan ketika anak-anak harus mengikuti pelajaran selama tiga, empat, atau lima jam dengan perut kosong," tuturnya.

Di hadapan Robinson, Hashim juga menyinggung kritik terhadap program MBG yang bermunculan di media sosial. Ia menegaskan program makan gratis bukan kebijakan baru karena sudah diterapkan di berbagai negara, termasuk Inggris.

"Jadi, program makan gratis bukanlah sesuatu yang baru. Bahkan, Indonesia sebenarnya agak terlambat. Ada ratusan negara lain yang sudah lebih dahulu memulai dan terus menjalankan program makan gratis," tutup Hashim.