NADIKABAR.COM — Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan penerimaan negara Indonesia saat ini tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Kamboja. Ia mengatakan, rasio penerimaan negara Indonesia masih berada di kisaran 12% terhadap produk Domestik Bruto (PDB).
"Kita bandingkan negara-negara tetangga kita dan negara-negara jauh. Kita 12%, tetangga kita Cambodia 18%, India 20%, negara jauh di Afrika 16%. Semuanya negara-negara seperti ini, penerimaan negara jauh di atas kita," ujar Hashim dalam pembukaan Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2026).
Ia membeberkan selisih penerimaan negara Indonesia dengan membandingkannya langsung terhadap Kamboja. Dengan selisih 6% dari PDB tercatat, Indonesia kehilangan potensi pendapatan negara hingga Rp 1.500 triliun setiap tahunnya.