Bisnis
HALAMAN 2 DARI 3
Hashim Sebut APBN Bisa Surplus Rp 900 T, Begini Hitungannya
Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan penerimaan negara Indonesia saat ini tertinggal dibandingkan
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 17:07 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Selisihnya antara 18% dan 12% itu adalah 6%. 6% dari yang tercatat adalah Rp 15.000 triliun, 6% itu adalah berapa? Sorry, Rp 25.000 triliun, 6% itu berapa? Rp 1.500 triliun, bukan? Ini sebetulnya kita terima tiap tahun tambahan Rp 1.500 triliun kalau kita seperti Kamboja," jelas Hashim.
Padahal, lanjut Hashim, secara kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), Indonesia tidak kalah saing dengan Kamboja. Ia menyebut seharusnya rasio penerimaan negara Indonesia bisa mencapai 18%.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.