"Kami belum menerima keluhan tersebut Karena uang saku ditransfer langsung ke rekening peserta magang," paparnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan pihaknya langsung melakukan investigasi setelah menerima laporan tersebut.
"Kami tentunya berterima kasih kepada yang menyampaikan informasi terkait dengan pemotongan uang saku yang dilakukan oleh oknum siapa pun. Kami langsung melakukan investigasi terkait dengan informasi tersebut," ujar Anwar dalam keterangan tertulis kepada redaksi.
Jika ditemukan bukti kuat Kemnaker akan menghentikan perusahaan yang terlibat sebagai mitra penyelenggara. Kuota peserta akan dialokasikan ke tempat lain.
"Kalau kami temukan adanya bukti kuat, maka kami langsung akan menghentikan sebagai penyelenggara. Bagi peserta akan kita alokasikan ke tempat lain," jelas Anwar.