"Kita ingin APBN menjadi katalis, bukan satu-satunya mesin. Keberhasilannya justru ketika belanja negara mampu menarik lebih banyak investasi swasta, menggerakkan pengusaha daerah dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru," kata Jona.

Menurut HIPMI, agenda tersebut penting karena Indonesia membutuhkan pertumbuhan yang semakin kuat untuk menyediakan lapangan pekerjaan sekaligus melahirkan lebih banyak pengusaha baru.

"HIPMI siap menjadi mitra pemerintah. Target akhirnya harus sama: menjaga kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia sekaligus membuat dunia usaha semakin berani berekspansi, berinvestasi, dan membuka lapangan kerja," tutup Jona.