BMKG menjelaskan, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian tengah-selatan, Maluku, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, gelombang Rossby Ekuatorial aktif di sebagian Sumatera bagian utara-tengah dan Maluku Utara. Sementara gelombang Kelvin terpantau aktif di Sumatera bagian utara-tengah, Kalimantan bagian utara-tengah, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.

Aktivitas gelombang atmosfer tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan. Apalagi jika terjadi perlambatan dan pertemuan angin atau konvergensi yang disertai kelembapan udara tinggi serta kondisi atmosfer yang labil.

Untuk periode 6-8 November 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sementara itu, status siaga atau potensi hujan lebat diberikan untuk Aceh, Jawa Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Pada periode 9-12 November 2026, potensi hujan lebat masih perlu diwaspadai di Aceh dan Sumatera Barat. Bahkan, Sumatera Utara masuk kategori awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem.