NADIKABAR.COM — Siapa sangka kotoran manusia berusia sekitar 1.100 tahun bisa menyimpan informasi penting tentang kehidupan masa lalu? Para ilmuwan berhasil mengungkap fakta mengejutkan setelah meneliti fosil tinja dari zaman Viking yang ditemukan di Inggris.

Fosil bernama Lloyds Bank Coprolite itu ditemukan pada 1972 di bawah lokasi pembangunan kantor Lloyds Bank di York, Inggris. Berasal dari sekitar abad ke-9, kotoran tersebut dianggap sebagai salah satu fosil tinja manusia utuh terbesar yang pernah ditemukan.

Ukurannya tak main-main. Fosil tersebut memiliki panjang sekitar 20 cm dan lebar 5 cm, hampir menyerupai ukuran botol air mineral.

Namun, bukan ukurannya saja yang membuat para ilmuwan terkejut. Pemeriksaan terhadap fosil tersebut mengungkap fakta kurang menyenangkan mengenai kesehatan manusia pada zaman Viking.

Dilansir dari Sciencing, Sabtu (7/11/2026), penelitian yang dilakukan ahli arkeologi Andrew K. G. Jones pada dekade 1970-an hingga 1980-an menemukan ratusan telur parasit mikroskopis di dalam fosil tersebut.

Dua jenis parasit yang teridentifikasi adalah Trichuris trichiura atau cacing cambuk dan Ascaris lumbricoides atau cacing gelang.

Kedua parasit ini dapat menginfeksi saluran pencernaan manusia. Dalam kasus tertentu, infeksinya bisa menyebabkan sakit perut, diare, mual, hingga gangguan pencernaan lainnya.