NADIKABAR.COM — wallet tak lagi hanya diandalkan untuk membayar transaksi secara praktis. In this economy, konsumen juga mempertimbangkan efisiensi biaya, mulai dari gratis transfer hingga harga yang lebih kompetitif untuk membeli pulsa, paket data, dan token listrik.

Riset MarkPlus bertajuk 'E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape' yang melibatkan 400 responden di berbagai kota di Indonesia menunjukkan, 52,3% responden mempertimbangkan gratis biaya transfer saat memilih e-wallet.

Faktor ini menjadi pertimbangan tertinggi, disusul penggunaan untuk transaksi sehari-hari sebesar 45,8% dan kesesuaian layanan dengan kebutuhan sebesar 45,5%.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa manfaat finansial menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan dompet digital, di samping kemudahan dan kecepatan transaksi. Apalagi, 90,3% responden mengaku telah menggunakan e-wallet selama lebih dari dua tahun.

Chief Marketing Officer MCorp Yosanova Savitry dalam pemaparan hasil riset menjelaskan, efisiensi biaya menjadi alasan kuat konsumen menggunakan e-wallet untuk mengirim uang.