Korika sendiri berperan sebagai pengorkestrasi ekosistem AI di Indonesia yang memanfaatkan pengetahuan luas dari AI Singapore guna mendorong industri menggunakan kerangka kerja Project NUSA.
Ketua Umum Korika itu menegaskan bahwa pengembangan AI berdaulat bukan berarti mengisolasi diri dari kemajuan teknologi global.
"Jadi AI berdaulat adalah AI yang mengajak semua orang untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam mengikuti perkembangan teknologi AI," kata Hammam.
Kolaborasi ini bertujuan membawa kedua negara menjadi bagian dari tatanan yang dijadikan rujukan global dalam hal tata kelola dan pemanfaatan AI.
Terkait pusat data, proyek kolaborasi dua negara yang melibatkan 20 pihak lainnya ini memanfaatkan fasilitas yang tersebar di Indonesia maupun Singapura.
"Kita membangun proyek Nusa ini untuk menjadi nomor satu di dalam memberikan platform open source AI governance, dan membuka open data dan knowledge untuk berbagai aplikasi yang dibutuhkan," ujar Hammam.
Deputy Director of AI Products AI Singapore William Tjhi menambahkan bahwa perkembangan AI saat ini berada pada titik perubahan penting sehingga memerlukan penguatan tata kelola.