Menteri Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara berharap kemitraan PROSPERA Fase II dapat memberikan kontribusi nyata bagi transformasi ekonomi Indonesia dengan memperdalam kerja sama perumusan kebijakan makroekonomi, penguatan stabilitas makroekonomi, pengelolaan fiskal, serta pengembangan sektor jasa keuangan.
Ia juga berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan aktivitas investasi riil dan penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan reformasi ekonomi Indonesia di masa depan.
“Saya juga melihat adanya ruang kerja sama di bidang pemerintahan digital (digital government), digitalisasi ekonomi, tata kelola data, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang bertanggung jawab, serta mitigasi dampaknya,” tutur Suahasil.