NADIKABAR.COM — Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal merespons data pemutusan hubungan kerja (PHK) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang tembus 43.805 orang periode Januari-Juli 2026.

Said Iqbal mengungkap sejumlah faktor yang menjadi penyebab terjadinya PHK tersebut. Pertama, berdasarkan hasil kunjungannya ke sejumlah perusahaan, dia menyebut penurunan daya beli masyarakat global menjadi faktor utama.

Said mengatakan kondisi tersebut membuat permintaan atau order dari buyer luar negeri terhadap produk Indonesia ikut menurun. Hal ini terutama dirasakan industri yang berorientasi ekspor seperti tekstil, garmen dan sepatu.

"Dengan demikian sekarang berarti kita menemukan, saya menemukan bahwa penyebab PHK pertama adalah akibat daya beli global. Jadi bukan Indonesia, daya beli masyarakat global," ujar Said dalam konferensi pers virtual, Sabtu (29/8/2026).