NADIKABAR.COM — Perjalanan dari Bandung menuju kawasan perkantoran di Jakarta kini dapat melibatkan beberapa layanan kereta api. Pelanggan dapat berangkat menggunakan kereta cepat Whoosh, turun di Stasiun Halim, kemudian berpindah ke LRT Jabodebek untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan Kuningan atau Dukuh Atas. Di kota lain, perjalanan serupa berlangsung melalui kombinasi kereta api dengan Commuter Line, kereta bandara, atau angkutan perkotaan.

Pilihan tersebut memperlihatkan bagaimana jaringan transportasi di Indonesia semakin saling terhubung. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat 394.443.300 pelanggan dilayani KAI Group sepanjang Januari–September 2026, meningkat 7,06 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 368.429.917 pelanggan. Mobilitas tersebut berlangsung melalui berbagai layanan yang memiliki karakter berbeda, mulai dari perjalanan antarkota hingga transportasi perkotaan dan akses bandara.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan masyarakat membutuhkan transportasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perjalanan dari titik keberangkatan hingga lokasi tujuan. Karena itu, keterhubungan antarlayanan memiliki peran penting dalam membantu pelanggan memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Bagi pelanggan, yang terpenting adalah bisa sampai ke tujuan dengan perjalanan yang mudah direncanakan. Ada yang berangkat menggunakan kereta antarkota lalu melanjutkan dengan LRT, ada yang berpindah ke kereta bandara, dan ada pula yang menggunakan bus untuk menjangkau kawasan permukiman atau tempat bekerja. Pilihan seperti ini sudah tersedia di sejumlah kota dan membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Anne.

Di Jakarta, integrasi antara Whoosh dan LRT Jabodebek tersedia melalui jembatan penghubung Stasiun Halim. Pelanggan dari Bandung yang tiba menggunakan Whoosh dapat menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim tanpa harus berpindah menggunakan kendaraan jalan raya terlebih dahulu. Dari sana, perjalanan dapat diteruskan ke Stasiun Cawang, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, hingga Dukuh Atas. Kawasan Stasiun Whoosh Halim juga memiliki akses layanan Transjakarta, bus menuju Bandara Soekarno-Hatta, angkutan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, taksi, dan transportasi daring.

Keterhubungan lainnya terdapat di Stasiun Commuter Line Cawang dan Stasiun LRT Jabodebek Cikoko. Pelanggan Commuter Line yang datang dari arah Bogor, Depok, maupun Jakarta dapat melanjutkan perjalanan menggunakan LRT Jabodebek melalui akses perpindahan antarkedua stasiun. Pada layanan tersebut, Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter juga dapat digunakan untuk pembayaran perjalanan Commuter Line dan LRT Jabodebek. Di kawasan Dukuh Atas, pelanggan memiliki akses perpindahan antara Commuter Line Sudirman, LRT Jabodebek, MRT Jakarta, serta layanan transportasi lain di kawasan sekitarnya.