Untuk diketahui, rencana pensiun dini ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul untuk memperkuat kondisi fiskal pemerintah. Hal ini menjadi penting mengingat anggaran pemerintah tengah dibebani pengeluaran yang relatif tinggi dengan perkiraan akan mencapai batas 70% yang telah ditetapkan.

Melalui pengurangan jumlah pegawai negeri, pemerintah berharap dapat memiliki ruang fiskal yang lebih besar. Di mana dana tersebut nantinya dapat menjadi bantalan untuk menghadapi potensi guncangan ekonomi yang dapat memengaruhi Thailand.