"Keuntungan kan tetap ada, tapi jangan ambil keuntungan maksimal, supaya tidak berpengaruh kepada inflasi," katanya.

Tito mengatakan antisipasi perlu dilakukan sejak dini mengingat periode Natal dan Tahun Baru akan diikuti peningkatan mobilitas masyarakat melalui jalur udara, laut, dan darat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melaporkan realisasi pembayaran subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp376,8 triliun hingga September 2026.

Realisasi itu meningkat 54,1 persen secara tahunan (yoy) dan setara 84,3 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

"Tahun lalu baru dibayarkan Rp244,6 triliun, tahun ini sudah kita bayarkan Rp376,8 triliun," ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat (9/1), seperti dikutip Antara.