Selain menggenjot kinerja pembiayaan, Jamkrindo turut mendukung penuh arahan pemegang saham terkait streamlining (penyederhanaan) klaster penjaminan konvensional dan syariah. Langkah strategis ini dinilai penting untuk membangun struktur industri yang lebih efisien, terintegrasi, dan optimal.

"Kami mendukung upaya penguatan struktur industri yang mempertimbangkan kelayakan bisnis, efektivitas operasional, pengelolaan risiko, serta keberlanjutan jangka panjang. Dengan demikian, penguatan kapasitas perusahaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kontribusi bagi perekonomian dan selaras dengan aspirasi pemegang saham untuk tujuan Jamkrindo ke depan agar semakin feasible, sizeable, sustainable, dan menjadi global player," ujarnya

Langkah tersebut juga berjalan seiring dengan roadmap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemurnian industri penjaminan. Sebagai bagian dari penataan portofolio, Jamkrindo tengah mengkaji opsi terbaik, termasuk rencana transfer portofolio bisnis penjaminan dari entitas nonpenjaminan atau asuransi di lingkungan IFG (tahap I) kepada Jamkrindo.