"Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan sinergi dan kapasitas industri agar semakin efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan," tegas Abdul Bari.
Dari sisi internal, Jamkrindo mengandalkan transformasi IMPACT (Independence, Market, People, Agility, Competitiveness, and Technology) guna mendongkrak efektivitas operasional. Transformasi ini mencakup kemandirian insan penjaminan, perluasan pasar, penguatan kompetensi SDM, peningkatan kelincahan (agility), penguatan daya saing, hingga optimalisasi digital dan ketahanan sistem teknologi.
"Dengan semangat menjamin lebih luas dan berdampak lebih nyata, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi lebih besar dalam membangun industri penjaminan nasional yang efisien dan berdaya saing, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM," pungkasnya.