Pesatnya perputaran ekonomi perkebunan kopi dan teh swasta pasca-Undang-Undang Agraria menuntut birokrasi pemerintahan mandiri. Melalui regulasi ini, Sukabumi resmi dipisahkan dari Karesidenan Cianjur dan dibentuk menjadi satuan wilayah tersendiri, Afdeling Soekaboemi.

Pemerintahan baru di bawah pimpinan seorang Asisten Residen ini langsung memetakan cetak biru wilayahnya ke dalam tujuh distrik besar yang masing-masing dikepalai seorang wedana bumiputra.

Kawasan inti dan lereng gunung ditata di bawah Distrik Gunung Parang, koridor utara perbatasan Bogor dinaungi Distrik Cicurug dan Cimahi, sementara kawasan barat-tengah dipusatkan pada Distrik Ciheulang.

Adapun pesisir selatan yang menghadap samudra masuk ke dalam Distrik Palabuhan, serta bentang perbukitan hingga ujung selatan dikelola melalui Distrik Jampang Tengah dan Jampang Kulon.

Pembagian tujuh distrik inilah yang menjadi fondasi awal batas-batas kecamatan modern, sekaligus menjadikan tanggal 10 September 1870 sebagai dasar yuridis mutlak bagi penetapan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, yang hari ini genap berusia 156 tahun.

Setengah abad setelah berdirinya afdeling, denyut ekonomi kian melesat seiring masuknya jalur rel kereta api pengangkut hasil bumi. Melalui Besluit No. 71 tanggal 25 April 1921 (Staatsblad 1921 No. 256), status Sukabumi kembali ditingkatkan per 1 Juni 1921 menjadi Regentschap Soekaboemi sebuah kabupaten otonom yang dipimpin langsung oleh bupati bumiputra pertama, R.A.A. Soerianatabrata.

Pada masa ini pula, tujuh distrik lama disederhanakan tatanannya menjadi empat kawedanan besar yakni Sukabumi, Cibadak, Palabuhanratu, dan Jampang.

Menutup kembali tirai lorong waktu di usia yang ke-156 tahun ini, Kabupaten Sukabumi berdiri tegak di atas bentangan sejarah yang autentik.

Dari goresan piagam batu kuno, diplomasi traktat yang memisahkan batas Banten-Batavia, aroma perkebunan kopi abad ke-18, pembagian tujuh distrik dalam lembaran negara 1870, hingga era modern, seluruhnya membuktikan bahwa angka 156 tahun bukanlah hitungan kosong, melainkan tapak perjalanan peradaban nyata yang tertulis abadi. Selamat ulang tahun ke-156, Kabupaten Sukabumi!