NADIKABAR.COM — Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Jartatel) mendorong penataan kabel serat optik dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan pelaku industri, sehingga kualitas jaringan tetap terjaga tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sebagai langkah awal, Jartatel telah merampungkan perapian kabel serat optik di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi. Penataan tersebut disebut menjadi bentuk kontribusi asosiasi dalam mendukung pembenahan infrastruktur telekomunikasi di daerah.

Ketua Umum Jartatel Raymond Hubertus mengatakan seluruh kegiatan penataan yang dilakukan saat ini didanai dan didukung oleh anggota asosiasi.

"Kami selalu ingin berkolaborasi dengan pemerintah dalam perapian kabel serat optik demi terciptanya layanan internet yang cepat dan andal, tanpa mengganggu kenyamanan warga," kata Raymond dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Menurut dia, pola kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri penting agar penataan kabel tidak hanya berorientasi pada kerapian kota, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan bisnis perusahaan telekomunikasi.

Raymond mengatakan kebutuhan terhadap infrastruktur internet tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).