"Jika dipikir-pikir, kita punya teluk dan kita punya danau. Sekarang, yang kita butuhkan hanyalah samudra. Jadi, mungkin kita harus mengubah nama Atlantik, dan/atau Pasifik. Mungkin kita akan mengubah keduanya," kata Trump lagi di ruang oval.
Di sisi lain, para pejabat Kanada dengan tegas menyatakan mereka tidak akan mengakui nama baru tersebut. Sebab setiap negara di dunia memang bisa menggunakan nama yang berbeda untuk fitur geografis yang sama.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, juga sudah menyampaikan pernyataan di hari yang sama dengan penandatanganan perintah eksekutif terbaru Trump itu bahwa negaranya akan tetap menyebut danau di perbatasan AS itu sebagai Danau Ontario.
"Kita tahu bahwa Amerika sedang berubah. Hubungan perdagangan mereka, kebijakan luar negeri mereka, monumen nasional mereka, hingga nama-nama perairan mereka," tulis Carney dalam sebuah unggahan di X.
"Warga Kanada juga tahu bahwa kenyataan dalam penamaan berarti menyebutnya sebagai Danau Ontario dulu, sekarang, dan selamanya," tegasnya lagi.