PT GNE mendapatkan penyertaan modal pada 2019-2024 dengan melakukan pinjaman dari sejumlah bank. Selain itu, PT GNE mendapatkan modal dari Pemprov NTB sebesar Rp 27 miliar.

Uang tersebut digunakan sebagai modal untuk sejumlah lini usaha. Usaha yang digeluti PT GNE dari penyertaan modal tersebut meliputi bisnis kayu, penyediaan bahan pokok ke Mahadesa, perumahan, agro jagung, dan lainnya.

Namun, dalam pengelolaan anggaran tersebut, diduga terdapat aturan yang dilanggar.