Dikutip NadiKabar dari ABC, Sabtu (26/9/2026), FBI menyebut pihaknya mengetahui adanya sindikat kejahatan siber yang mengklaim telah membobol portal FBIJobs.gov dan dugaan adanya dampak terhadap informasi identitas pribadi milik pegawai FBI.
"Meskipun titik peretasannya masih belum dipastikan apakah dari pihak ketiga atau jaringan internal FBI, kami secara aktif dan agresif menyelidiki masalah ini, serta bekerja sama erat dengan penyedia pihak ketiga yang mendukung FBIJobs.gov untuk memitigasi segala bentuk risiko," sebut FBI.
Sejak 2017, FBIJobs.gov menjadi situs bagi para pencari kerja yang ingin melamar di FBI, baik untuk posisi agen maupun staf pendukung.
Menurut sumber yang memahami masalah ini, FBI saat ini terus menelusuri sejauh mana skala peretasan tersebut serta informasi apa saja yang mungkin bocor.