Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam penanganan Karhutla, operasi water bombing terus dilaksanakan.
Selama periode 20 Aprilβ12 Oktober 2026, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 5.035 kali penerbangan (flight cycle) dengan melibatkan 38 pesawat udara yang dioperasikan oleh 11 operator di berbagai wilayah rawan Karhutla.
Masyarakat dan pengguna jasa transportasi udara diimbau untuk tetap tenang dan memahami apabila terjadi penyesuaian jadwal penerbangan akibat kondisi asap.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi," ucap Lukman.
Penumpang diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca dan memantau informasi penerbangan terkini melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandar udara.
"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan situasi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait," kata Lukman.