Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, PT SIL menjadi badan usaha dengan frekuensi deteksi tertinggi selama uji coba ETLE Hub, yakni sebanyak 236 kali. Selanjutnya PT SS sebanyak 175 kali, CV SKE 144 kali, PT SA 140 kali, dan CV SMJ 140 kali.
Kemudian PT MKA tercatat 128 deteksi, disusul PT TOS sebanyak 115 deteksi, PT FGS 96 deteksi, PT BPT 90 deteksi, dan CV GJ sebanyak 82 deteksi. Aan mengatakan pelanggaran ini paling besar terjadi di Sumatera.
"Kita ada 51 titik ya, ada di Sumatera, ada di Jawa. 10 besar saat ini di Sumatera," katanya.