NADIKABAR.COM — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan teknologi untuk mengawasi transaksi pajak di sektor kelapa sawit hingga mengawasi aset orang kaya, salah satunya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholisoh Ibnu Aman mengatakan Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia. Pemerintah mendeteksi celah dari deskripsi barang pada faktur pajak elektronik (e-invoice) antarpengusaha yang kerap ditulis menggunakan bahasa masing-masing pelaku usaha. Dengan menggunakan teknologi machine learning, pemerintah dapat membaca faktur-faktur tersebut secara otomatis. Sistem ini mampu memilah barang yang terjual, volume, hingga harga transaksinya.
"Jadi, kita pakai machine learning untuk menganalisis faktur pajak dan memilah apa yang dijual, jumlah, dan harganya," ujar Nurkholisoh dalam acara BRITACOF, di Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).