Dengan teknologi ini, Kemenkeu dapat membandingkan laporan penjualan perusahaan dengan informasi jumlah hingga hasil produksi yang dilaporkan.
"Kemudian kita mengikuti alurnya. Kita tahu berapa banyak buah yang dibeli oleh pabrik, misalnya, dan berapa banyak minyak yang harus dihasilkan oleh buah tersebut. Kita bandingkan ini dengan penjualan dari laporan pabrik, dan ketika angka-angka tersebut tidak cocok, kita memiliki petunjuk yang jelas," bebernya.
Pihaknya juga membidik wajib pajak kategori orang kaya atau high net worth individuals. Pasalnya, aset dan kekayaan kelompok ini sering tersebar di berbagai perusahaan dan instrumen investasi yang kompleks, pemerintah membangun sistem pengawasan berbasis dashboard khusus.