"Kita saat ini sedang memasuki tahap akhir untuk menggunakan AI yang dapat membantu kita membaca keterbukaan informasi yang melibatkan individu-individu terkait perusahaan," tambahnya.

Ia menerangkan sistem ini juga dapat mendeteksi adanya aksi korporasi, seperti merger, akuisisi, atau penjualan saham. Dengan begitu, nilai aset dan kekayaan pada dashboard pengawasan akan otomatis diperbarui seketika.

"Sehingga segera, petugas pajak kita akan melihat perubahan kekayaan saat hal itu terjadi, bukan setahun kemudian, bukan dua tahun kemudian," tegasnya.