Ketertarikan tersebut membuka peluang bagi peternak kambing perah dan pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran ke pasar global, termasuk kawasan Afrika.
Kambing sendiri memiliki peran penting di sejumlah negara Afrika, baik dalam aspek ekonomi dan sosial maupun ketahanan pangan.
Negara-negara di kawasan Afrika Utara dan Afrika Timur juga menjadi pasar potensial bagi komoditas kambing dan domba, seiring tingginya konsumsi daging ruminansia kecil serta permintaan musiman pada hari besar keagamaan.
Potensi tersebut turut menjadi peluang untuk memperkenalkan inovasi produk susu kambing Indonesia ke pasar Afrika, sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah hasil peternakan dalam negeri.
Selain mengangkat manfaat susu kambing, kegiatan di anjungan Kemenko Pangan membahas perkembangan peternakan kambing perah rakyat, inovasi produk olahan, serta penguatan akses pasar. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah peningkatan kualitas induk kambing perah agar lebih produktif.
Di anjungan Kemenko Pangan, pengunjung dapat mencicipi langsung tiga racikan unggulan: susu kambing herbal dari Etawalin, susu kambing dengan krim dari Capriva, dengan keunggulan bebas dari campuran maltodextrin, bebas bahan pengawet, serta memiliki rasa manis alami tanpa gula tambahan.