Realisasi anggaran di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah mencapai sekitar 70-80%. Sementara di Aceh, realisasinya baru berkisar 50-60%, padahal masyarakat membutuhkan bantuan untuk memperbaiki sawah dan kebun yang terdampak bencana.

"Uangnya sudah disalurkan oleh beliau, tapi di tingkat dinasnya macet. Saya sudah berkali-kali tiap minggu Zoom dengan pejabat daerah tersebut, mendorong itu, menurunkan tim juga sampai ke sana," jelas Tito.

Sementara itu, Amran menjelaskan penarikan PPL ke pemerintah pusat bertujuan mempercepat pelaksanaan kebijakan pertanian. Para penyuluh nantinya juga bertugas mengawal penyaluran berbagai bantuan pemerintah kepada petani.

Amran menyebut anggaran bantuan Kementan untuk sektor pertanian mencapai Rp 30 triliun. Jika digabungkan dengan anggaran irigasi dan program pangan lainnya, totalnya mencapai Rp 144 triliun yang mencakup bantuan pupuk, traktor, dan infrastruktur pertanian.