NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) buka-bukaan alasan jumlah pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online (ojol) dan masih banyak lagi semakin mendominasi pasar kerja di Indonesia saat pertumbuhan ekonomi nasional tercatat masih berada di jalur positif.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, menjelaskan secara statistik proporsi pekerja informal memang masih mencatatkan angka yang lebih tinggi dibandingkan sektor formal, yakni mencapai 57,93%. Sementara itu, porsi pekerja formal berada di kisaran 42,07%.

Terkait hal ini, ia memandang tingginya porsi pekerja informal memang menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk terus menggenjot penciptaan lapangan kerja di sektor formal guna mendongkrak kesejahteraan pekerja secara lebih merata.

"Tadi di data saat ini proporsinya mencapai 57,97% yang informal. Berarti formalnya di 42% sekian. Merupakan sinyal bahwa penyerapan sektor formal masih perlu ditingkatkan," kata Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026)