NADIKABAR.COM — sama mendominasi internet selama dua dekade terakhir dan menghasilkan triliunan dolar dari bisnis iklan di browser dan platform mereka. Namun, cara konsumen berinteraksi secara online yang berubah seiring perkembangan era kecerdasan buatan (AI) turut memengaruhi kedua raksasa teknologi tersebut.

Pada kuartal ketiga 2026, bisnis iklan Meta tumbuh dua kali lebih cepat daripada unit-unit yang dimiliki oleh Google.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pernyataan Mark Zuckerberg tentang investasi perusahaannya dalam AI yang diklaim menghasilkan sistem penargetan calon konsumen lebih baik bagi brand-brand yang mempromosikan produknya di Facebook dan Instagram.

Chatbot sebagai alternatif pencarian di Google menjadi masalah utama yang mungkin dihadapi perusahaan karena konsumen tidak perlu lagi mengklik tautan situs web untuk mendapat informasi, sehingga iklan di situs web juga jadi semakin jarang terlihat.