Kondisi tersebut membuat kebutuhan dan pencarian tentang Garuda ID ikut meningkat. Suporter yang sebelumnya belum memiliki identitas digital tersebut harus melakukan registrasi dan verifikasi jika ingin mendapatkan tiket.
Ada konsekuensi dari penggunaan sistem identitas digital seperti ini. Proses pendaftaran melibatkan data pribadi dan foto wajah. Karena itu, suporter perlu berhati-hati ketika melakukan registrasi.
Pastikan pendaftaran dilakukan melalui kanal resmi dan jangan memberikan data identitas kepada pihak yang menawarkan tiket melalui jalur tidak resmi. Hal ini semakin penting ketika pertandingan sedang menjadi pusat perhatian.
Tingginya permintaan tiket dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menawarkan tiket palsu atau membuat situs yang menyerupai layanan resmi. Suporter juga sebaiknya tidak sembarangan mengunggah foto KTP atau data pribadi ke media sosial.