NADIKABAR.COM — Para pekerja di China meraup penghasilan hingga 6.000 yuan (sekitar Rp 16 juta) per bulan dengan melakukan pekerjaan rumah tangga secara berulang seperti melipat baju, mencuci piring, dan mengelap meja. Akan tetapi itu bukan pekerjaan rumah tangga melainkan untuk melatih robot.

Menurut South China Morning Post, lowongan pekerjaan ini semakin banyak bermunculan di media sosial dan platform rekrutmen, dengan tawaran gaji bulanan 4.000-6.000 yuan, serta menarik minat para pengangguran dan pekerja muda yang mencari jam kerja fleksibel.

Salah satunya adalah Liu Yun (40), yang terjun ke industri baru ini setelah kehilangan pekerjaan di pabrik mobil dan kesulitan mencari pekerjaan baru karena faktor usia.

Di sebuah fasilitas pelatihan di Beijing, sensor yang dipasang di pergelangan tangan dan jari-jarinya merekam pergerakan saat ia berulang kali mengambil gelas, membuka tutup botol, dan mengelap permukaan meja, mengikuti instruksi yang ditampilkan di layar komputer.