NADIKABAR.COM — Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Marsudi Syuhud menilai penguasaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di lingkungan pesantren memerlukan dukungan pemerintah melalui penyediaan sarana pembelajaran dan tenaga pengajar yang kompeten.

"Nanti, tindak lanjutnya ada untuk support. Bantuan apa mungkin ke depannya untuk pesantren,” kata dia dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan hal tersebut, menanggapi kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Pasuruan, Jawa Timur pasa Jumat (16/10). Pada kesempatan itu, Wapres Gibran meninjau pembelajaran AI dan robotik bagi santri.

Menurut Kiai Marsudi, dorongan agar santri menguasai teknologi perlu diikuti langkah konkret agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh kalangan pesantren.

Ia mengatakan dukungan pemerintah dapat berupa penyediaan akses internet, perangkat komputer atau laptop, serta tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidang AI.