Lalu masuk dalam tahap konstruksi atau engineering, procurement, and construction (EPC) pada 2027. Ia menargetkan kilang tersebut mulai memproduksi pada 2029.

"Nilai total investasi estimasinya kira-kira mencapai sekitar US$ 1,1 billion," tambah Hermawan.

Hermawan membeberkan proyek tersebut dibangun di lahan sekitar 17,5 hektar di sekitar area Kilang Cilacap. Adapun kapasitas pengolahannya ditargetkan mencapai sekitar 860 kiloliter per hari.