Pembangunannya menjadi bagian dari pengembangan bahan bakar ramah lingkungan. Selain itu, hasil produk dari kilang akan didistribusikan ke sejumlah bandara internasional, seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.

Sebelumnya pada 2024, telah dilakukan pilot test penggunaan UCO untuk SAF. Kemudian pada Juli-Agustus 2025, produksi pertama SAF berbahan baku UCO dilakukan di RU IV Cilacap.

"Jadi waste yang selama ini tidak berguna kita jadikan produk yang bermanfaat dan punya nilai tinggi," tambah Hermawan.