"Kalau kita punya produk baru, kita suruh affiliate (afiliasi) jualin produk yang nggak viral, mereka pasti nolak semua. Tapi kalau algoritma kita suruh kerja, pokoknya kita kasih dia suplai, dia akan bekerja sesuai dengan job-nya dan dia pasti lakuin itu, nggak mungkin bohong," kata Vincentius.
Selain Shopee Ads, Trendy Spring Bed juga memanfaatkan Shopee Live untuk membangun kepercayaan konsumen. Mengingat kasur merupakan produk berukuran besar yang membutuhkan pertimbangan sebelum dibeli, perusahaan rutin melakukan siaran langsung selama 12 jam setiap hari.
Melalui siaran tersebut, konsumen dapat menyaksikan langsung proses demonstrasi produk, termasuk bagaimana kasur yang telah dikemas dalam kondisi vakum dapat kembali mengembang dengan sempurna setelah dibuka. Cara ini membantu calon pembeli memahami kualitas produk sebelum membelinya.
Strategi tersebut turut mendorong peningkatan konversi penjualan hingga 40%. Vincentius mengungkapkan dalam satu sesi siaran langsung selama tiga jam, penjualan dapat mencapai sedikitnya 100 pesanan. Pada periode dengan performa terbaik, jumlahnya bahkan bisa mencapai 900 hingga 1.500 pesanan.
"Tiga jam mereka live, itu paling jelek itu seratus (pesanan) pasti dapat. Kalau waktu bagus tiga jam kadang bisa sembilan ratus bisa sampai seribu lima ratus," tutur Vincentius.
Perjalanan Makaroni SOS dan Trendy Spring Bed menjadi bukti pemanfaatan teknologi digital bisa membuka peluang bagi UMKM dalam mengembangkan bisnis. Mulai dari memperkenalkan produk, membangun interaksi dengan konsumen, hingga mengoptimalkan strategi pemasaran.
Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira mengatakan kedua kisah tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan beradaptasi dan melihat peluang dalam mengembangkan bisnis.
"Ini contoh konkret. Anak muda yang punya tekad dan bisa adaptasi sama digital. Jago melihat peluang," jelas Radynal.
Melalui ekosistem digital, Shopee mendorong pelaku UMKM lokal untuk memanfaatkan teknologi dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan inovasi produk.