Evakuasi korban langsung dilakukan secara bertahap, terukur, dan penuh kehati-hatian guna meminimalkan risiko tambahan dengan mempertimbangkan kondisi rangkaian kereta serta keselamatan petugas dan korban. Upaya ini didukung melalui pendirian Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur serta penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan.
"Mohon doanya dari masyarakat semoga proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan, serta dapat menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api," beber Dudy.
Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sistem keselamatan transportasi nasional. Hingga saat ini, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan.
Untuk mendukung kelancaran penanganan, dilakukan penyesuaian operasional perjalanan KRL yang sementara hanya sampai Stasiun Bekasi.
Lihat juga Video 'Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Sempat Terganggu Imbas Tawuran di Dekat Rel':