"Kita ingin memutus mata rantai rentenir di desa. PNM nanti akan membuka kantor di Koperasi Desa. Dalam rangka apa? Menyalurkan kredit untuk menghindari adanya, sekarang kan banyak ya saudara-saudara kita kena rentenir dan lain sebagainya. Nanti dengan bunga 8%. Ya, jadi dia akan menjadi collecting agent dan juga distribution agent-nya," ungkap Dony.

Tidak hanya itu, Kopdes nantinya akan menjadi agen layanan logistik yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengirimkan barang. Di mana Kopdes akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

"Kemudian juga, untuk teman-teman saudara-saudara kita, sekarang kan eranya itu era online kan, yang berbisnis di desa, lalu bagaimana kalau ada order pick-up-nya? PT Pos Indonesia akan bekerja sama dengan seluruh Koperasi Desa menjadi channel untuk logistik, agennya logistik PT Pos Indonesia," kata Dony.