NADIKABAR.COM — Langit di sejumlah wilayah Kalimantan berubah menjadi oranye hingga merah menyala. Fenomena ini terlihat dalam sejumlah unggahan warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi tersebut membuat langit terlihat berbeda dari biasanya. Namun, warna merah yang muncul bukan berarti atmosfer di atas wilayah tersebut berubah warna. Ada proses fisika di balik fenomena tersebut yang berkaitan dengan cahaya Matahari dan partikel asap.

Fenomena serupa juga pernah terjadi ketika karhutla melanda Jambi pada 2019. Saat itu, Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika BRIN, Profesor Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa warna langit kemerahan berkaitan dengan hamburan Mie (Mie scattering).

"Itu disebabkan karena tebalnya asap. Cahaya Matahari tidak bisa seluruhnya menembus asap. Hanya gelombang panjang (kuning dan merah) yang bisa menembusnya, lalu dihamburkan oleh partikel-partikel asap. Jadilah langit terlihat berwarna merah kekuningan," ujar profesor Djamal, yang saat itu menjabat sebagai Kepala LAPAN.