"Pencapaian ini bukan garis akhir, melainkan dorongan bagi kami untuk terus berbenah. Setiap masukan nasabah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya saing BSI. Kami ingin memastikan perbankan syariah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat serta mampu berkontribusi lebih besar dalam menjadikan ekonomi syariah sebagai kekuatan nasional," tutur Anggoro.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia Dony Oskaria menekankan pelayanan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan. Ia mengingatkan penghargaan bukan sekadar persoalan kemenangan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang berkelanjutan.

"Hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang terpenting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan membuat perusahaan kita berkelanjutan," pungkas Dony.

Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi BSI untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah serta masyarakat. Melalui perbaikan berkelanjutan, perseroan diharapkan dapat memperkuat daya saing sekaligus memperluas kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian nasional.