NADIKABAR.COM — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk meraih posisi lima besar Grand Champion Danantara CX100 Award 2026 sekaligus peringkat keempat kategori Financial. Pencapaian ini mencerminkan upaya perseroan dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan syariah sekaligus menjaga kepercayaan 24,3 juta nasabah.

Danantara CX100 Award merupakan bagian dari upaya penguatan budaya pelayanan di lingkungan BUMN. Ajang ini mencakup penghargaan Grand Champion, delapan Sector Champions, serta pemeringkatan 100 BUMN dengan layanan terbaik berdasarkan kualitas pengalaman pelanggan.

Di usianya yang baru lima tahun, BSI mampu bersaing dengan berbagai BUMN lintas sektor melalui transformasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan di kantor cabang, serta pengembangan solusi finansial bagi berbagai segmen masyarakat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan apresiasi kepada nasabah dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Ia menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil transformasi berkelanjutan sepanjang 2025-2026 untuk meningkatkan keandalan operasional dan kualitas pengalaman nasabah.

Bagi BSI, kepercayaan nasabah adalah amanah sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah transformasi yang mencakup aspek teknologi, pelayanan, hingga pengembangan produk perbankan.

"Kami melakukan transformasi secara menyeluruh, mulai dari penguatan teknologi informasi sebagai fondasi layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan di kantor cabang, hingga pengembangan fitur BYOND by BSI dan BEWIZE. Kami juga terus menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan berbagai segmen, termasuk generasi muda yang semakin terbuka terhadap layanan perbankan syariah," ujar Anggoro dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Transformasi tersebut turut didukung oleh perluasan akses layanan melalui berbagai kanal untuk menjangkau kebutuhan nasabah. Saat ini, BSI melayani 24,3 juta nasabah, dengan jumlah pengguna aplikasi BYOND by BSI mendekati 10 juta. Untuk menjangkau kebutuhan nasabah, perseroan mengintegrasikan layanan melalui jaringan kantor cabang dan berbagai kanal, termasuk lebih dari 130 ribu BSI Agen, EDC, QRIS, BYOND by BSI, BEWIZE, serta BSI Call 14040.

Penguatan berbagai kanal tersebut sejalan dengan semangat "Melayani Sepenuh Hati" yang menjadi landasan BSI dalam memahami kebutuhan nasabah. Semangat ini diterapkan untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, aman, nyaman, dan responsif, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman pelanggan.

Dalam Danantara CX100 Award, pengalaman pelanggan dinilai berdasarkan tiga indikator utama, yaitu Effectiveness atau ketepatan layanan, Ease atau kemudahan layanan, dan Emotion atau kenyamanan pelanggan. Ketiga indikator tersebut menjadi acuan dalam mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan.

Anggoro menegaskan penghargaan yang diraih BSI tidak menjadi akhir dari upaya peningkatan layanan, melainkan dorongan untuk terus melakukan perbaikan. Ia menilai masukan nasabah memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan sekaligus memperkuat daya saing perseroan.

"Pencapaian ini bukan garis akhir, melainkan dorongan bagi kami untuk terus berbenah. Setiap masukan nasabah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya saing BSI. Kami ingin memastikan perbankan syariah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat serta mampu berkontribusi lebih besar dalam menjadikan ekonomi syariah sebagai kekuatan nasional," tutur Anggoro.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia Dony Oskaria menekankan pelayanan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan. Ia mengingatkan penghargaan bukan sekadar persoalan kemenangan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang berkelanjutan.

"Hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang terpenting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan membuat perusahaan kita berkelanjutan," pungkas Dony.

Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi BSI untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah serta masyarakat. Melalui perbaikan berkelanjutan, perseroan diharapkan dapat memperkuat daya saing sekaligus memperluas kontribusi perbankan syariah terhadap perekonomian nasional.